Desa Sikijang Pertahankan Tradisi Doa Perkuburan Warisan Leluhur

Desa Sikijang Pertahankan Tradisi Doa Perkuburan Warisan Leluhur
Anggota DPRD Riau Marwan Yohanis saat membuka turnamen di Desa Sikijang Kecamatan LTD

HARIANRIAU.CO - Do'a perkuburan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di Desa Sikijang Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Acara ini sudah menjadi turun temurun dalam adat istiadat di Desa Sikijang yang diwariskan leluhur.

Dimana hal ini bertujuan untuk mendo'a kan para leluhur, untuk kerja dan hasil saat berladang lancar dan berkah, yang utama tetap berdo'a kepada Allah SWT. Acara yang dilaksanakan ialah mulai dari hiburan masyarakat hingga berakhir dengan do'a bersama di perkuburan atau pemakaman.

Dalam mensukseskan pesta adat ini pemuda pemudi Sikijang juga mengadakan Turnamen Volly Ball putri dan sepak takraw. Turnamen ini sudah yang ke tiga kali nya di laksanakan, yang di beri nama Sikijang Cup III," tutur Yudha Yuanda SSos, Ketua Panitia Tournament Sikijang Cup III, Minggu (1/4).

"Tournament Sikijang Cup III ini merupakan bentuk dukungan pemuda pemudi Desa Sikijang dalam mensukseskan pesta adat yang merupakan agenda wajib di desa ini, undangan ini kami sebarkan se Kabupaten Kuantan Singingi dan untuk volly ball putri mendaftar sebanyak 39 team, sedangkan sepak takraw 44 team, kami panitia patut berbangga karena ada team dari kabupaten tetangga Pelalawan yang turut mendaftar," sebut Yudha, sapaan akrab Alumni UIN SUSKA Pekanbaru tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah ikut mendukung dan mensukseskan acara ini.

Sementara, Kepala Desa Sikijang Abu Nawas menyampaikan bahwa besar harapannya kepada seluruh pemuda dan pemudi Desa Sikijang yang kini dipimpinnya itu selalu kompak dan menjadi generasi hebat untuk daerahnya, khususnya Desa Sikijang.

"Turnamen ini dibuka oleh anggota DPRD Riau, Marwan Yohanis yang juga mendukung pelestarian Adat Tradisi Do'a Pekuburan Desa Sikijang," sebut Kepala Desa.

"Kegiatan puncak dalam rangka melestarikan adat desa kita ini akan dilangsungkan pada tanggal 15 April 2018 mendatang. Dimana akan dilaksanakan acara pembagian hadiah turnamen yang diselenggarakan dan sekaligus ditutup dengan malam hiburan masyarakat," tutup Abu.

Halaman :

Berita Lainnya

Index